
Lombok Timur – Keinginan yang lama terpendam akhirnya terwujud. Sebanyak 36 warga di Dusun Gonjong, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, secara resmi menyatakan kesiapan mereka untuk bergabung dengan Barisan Hizbullah Nahdlatul Wathan (NW).
Momentum ini terjadi dalam kegiatan Silaturahmi Tokoh dan Warga Simpatisan yang digelar pada Sabtu malam (Malam Ahad), 9 Syawal 1447 H. Kegiatan tersebut merupakan Agenda Pengurus Cabang NW Masbagik sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengenalkan perjuangan Nahdlatul Wathan secara lebih dekat.
Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan suasana kekeluargaan. Kegiatan diawali dengan siraman rohani melalui pengajian singkat yang disampaikan langsung oleh TGH. Nawawi, QH., M.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta bersama-sama mengambil bagian dalam perjuangan dakwah melalui Nahdlatul Wathan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi pengenalan Nahdlatul Wathan serta Barisan Hizbullah NW. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman tentang sejarah, visi perjuangan, serta peran strategis NW dalam dakwah, pendidikan, dan penguatan umat.
Suasana semakin hidup saat memasuki sesi ramah tamah dan diskusi. Dalam kesempatan tersebut, para tokoh dan warga menyampaikan kesan yang penuh semangat dan haru. Mereka mengaku telah lama memiliki keinginan untuk bergabung dengan Barisan Hizbullah NW, namun selama ini belum mendapatkan ajakan secara langsung.
“Sejak lama kami ingin ikut bergabung, tapi belum ada yang mengajak. Setelah melihat langsung kegiatan ini, kami semakin yakin dan mantap,” ungkap salah satu warga setempat.
Pernyataan kesiapan dari 36 warga ini menjadi titik awal yang sangat menggembirakan. Mereka bukan hanya ingin bergabung, tetapi juga memiliki semangat untuk ikut berperan aktif dalam perjuangan Nahdlatul Wathan.
Bahkan, muncul rencana ke depan untuk membentuk Majelis Taklim NW, Majelis Hizib, hingga membuka lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan NW di wilayah tersebut.
Para penggerak kegiatan meyakini bahwa jumlah ini hanyalah awal. Dalam waktu dekat, diperkirakan akan semakin banyak warga yang menyusul untuk bergabung bersama Nahdlatul Wathan.
Kegiatan silaturahmi ini pun ditutup dengan pembacaan doa pusaka, menambah kekhusyukan sekaligus menjadi peneguh harapan agar langkah awal ini membawa keberkahan dan keberlanjutan perjuangan.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa Nahdlatul Wathan terus tumbuh dan diterima luas oleh masyarakat, serta mampu merangkul berbagai kalangan dalam semangat persatuan dan dakwah.