
Mekkah — Tokoh ulama muda Nahdlatul Wathan, TGH. Afharrozi, QH., M.H., mendapat kepercayaan dalam rangkaian pelaksanaan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M. Berdasarkan rundown resmi kegiatan Wukuf di Arafah yang diselenggarakan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, beliau tercatat sebagai salah satu narasumber dalam sesi Layanan Konsultasi Manasik di Tenda Misi Haji Indonesia, Padang Arafah.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026, bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Dalam agenda resmi, TGH. Afharrozi, QH., M.H. hadir bersama sejumlah tokoh nasional untuk memberikan bimbingan dan konsultasi manasik kepada jamaah haji Indonesia yang sedang menjalani puncak ibadah haji di Arafah.

Sesi konsultasi manasik berlangsung pukul 07.30–09.30 WAS dan dipandu oleh Yendra Syamsyir. Selain TGH. Afharrozi, QH., M.H., hadir pula KH. Asrorun Niam Sholeh dan Nyai Rohimi Zam-Zam sebagai narasumber yang memberikan penjelasan serta pendampingan keagamaan kepada jamaah.
Keterlibatan TGH. Afharrozi, QH., M.H. dalam agenda resmi PPIH Arab Saudi menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Nahdlatul Wathan dan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Kepercayaan tersebut menunjukkan kiprah dan kontribusi ulama muda NW dalam mendukung pelayanan, pembinaan, serta penguatan spiritual jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Rangkaian kegiatan Pengantar Wukuf Arafah di Misi Haji Kementerian Haji dan Umrah RI juga diisi dengan sambutan dari berbagai tokoh nasional. Dalam sambutannya, Pengawas Haji dari DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan apresiasi atas peningkatan pelayanan haji tahun ini.
“Alhamdulillah, Kemenhaj atas arahan Presiden RI, Prabowo Subianto tahun ini sudah sukses menambal kekurangan-kekurangan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, turut menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia.
“Alhamdulillah mari kita bersyukur kepada Allah yang telah mempermudah tugas kita. Saya sampaikan terima kasih atas jerih payah para petugas haji dan kami hanya bisa berdoa semoga semua ikhtiar kita bisa jadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” ungkapnya.
Gus Irfan juga menyampaikan pesan kemanusiaan yang menjadi perhatian pemerintah Indonesia pada musim haji tahun ini.
“Atas arahan Pak Presiden, seratusan ribu kambing dam yang kita sembelih lewat Adahi kita minta dikirimkan ke warga Palestina, dan mereka telah setuju,” tambahnya.
Acara Wukuf di Tenda Misi Haji Indonesia sendiri dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Menteri Haji dan Umrah RI, Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Tim Pengawas DPR RI, hingga jajaran Amirul Hajj dan PPIH Arab Saudi.
Rangkaian kegiatan diisi dengan tausiyah, konsultasi manasik, khutbah wukuf, dzikir dan doa bersama, serta pelayanan ibadah jamaah selama pelaksanaan wukuf di Padang Arafah.

Tinggalkan Balasan