
Lombok Tengah (25/3) – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Safinatunnaja NW Repok Oak pasca kebakaran hebat yang melanda kawasan tersebut. Di tengah suasana penuh keprihatinan itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), TGKH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, hadir langsung untuk memberikan dukungan dan penguatan.
Kehadiran Ketum PBNW disambut hangat oleh Pimpinan Ponpes Safinatunnaja NW, TGH. Khatibuddin, bersama para pengurus. Suasana haru saat rombongan meninjau langsung lokasi kebakaran yang telah meluluhlantakkan 22 ruang santri hingga rata dengan tanah.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Wathan, PBNW secara simbolis menyerahkan bantuan material. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam proses pembangunan kembali asrama santri yang terdampak.
Dalam kesempatan itu, Ketum PBNW menyampaikan pesan-pesan penguatan kepada seluruh keluarga besar pondok. Ia mengajak untuk tetap bersabar dan bertawakal, serta meyakini bahwa setiap musibah yang terjadi merupakan bagian dari ujian dalam perjuangan menegakkan syiar agama.
Selain itu, mengingat saat ini pondok tengah memasuki masa libur santri, Ketum PBNW juga mengingatkan pentingnya peningkatan pengamanan di lingkungan pesantren. Ia menekankan agar area pondok tetap dijaga dan dipantau meskipun aktivitas belajar mengajar sedang berlangsung jeda.
Ia juga berharap proses rehabilitasi 22 ruang santri dapat segera dilakukan, sehingga para santri yang kembali dari masa liburan dapat kembali menempati tempat tinggal yang layak dan nyaman.
Sementara itu, TGH. Khatibuddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh PBNW. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran langsung Ketum PBNW menjadi sumber kekuatan dan semangat baru bagi pihak pondok untuk bangkit dari musibah ini.

Tinggalkan komentar